Ballon d'Or (Harusnya) Milik Sneijder



Wesley Sneijder (c) GettyImages
Wesley Sneijder (c) GettyImages

    Bola.net - Jika saja sistem voting untuk pemilihan pemenang Ballon d'Or tak berubah di antara tahun 2009 dan 2010, maka trofi prestisius itu sejatinya akan jatuh ke tangan Wesley Sneijder dan bukannya Lionel Messi.
    Messi memang terpilih menjadi Pemain Terbaik Tahun Ini untuk kali kedua berturut-turut saat ia menerima trofi Ballon d'Or FIFA kemarin di Zurich, namun sistem voting yang lama justru tak memilih dirinya.

    Trofi Ballon d'Or yang dulu diselenggarakan oleh majalah France Football dan pemilihan pemenangnya dilakukan oleh para jurnalis, maka sejak berasimilasi dengan FIFA, sistem pemilihan diganti dengan voting yang melibatkan pelatih dan kapten timnas dari 208 negara di bawah naungan FIFA.

    Dan untuk kali pertama pula sejak 1995, di mana trofi tersebut mulai diberikan pada pemain dari luar benua Eropa, Ballon d'Or jatuh pada pemain yang tak memenangkan Piala Dunia.

    Jika dilihat dari hasil pemilihan dengan sistem yang lama dan baru, maka akan terlihat kesenjangan antara keduanya. Para pelaku media menempatkanMessi di posisi keempat dengan rasio 4,38 suara, jauh di bawah Sneijder (7,70), Andres Iniesta (7,53) dan Xavi (5,96).

    Bandingkan dengan pilihan para pelatih yang menempatkan Messi (9,72) di atasIniesta (5,39) dan Xavi (5,34). Sementara para kapten memilih Messi (8,55) mengungguli Xavi (5,17) dan Iniesta (4,44).

    Hasil itu menunjukkan perbedaan, di mana para awak media selalu menghargai rekor seorang pemain dan juga pengaruhnya pada permainan, sebagaimana mereka memilih Mathias Sammer (1996), Pavel Nedved (2003) atau Fabio Canavaro (2006), dan bukannya faktor kebintangan mereka.

    Jika faktor popularitas yang menjadi pertimbangan, maka tentu kita akan melihatRonaldo memenangkannya di tahun 1966, serta Thierry Henry di tahun 2003 dan 2006.

    Tanpa mengecilkan performa Messi, tradisi selalu menempatkan ranking sebagai kriteria penting untuk mengambil keputusan. Messi 'hanya' memenangkan gelar juara La Liga, sementara Xavi dan Iniesta melengkapinya dengan trofi Piala Dunia.

    Dengan kehadiran FIFA dalam proses pemilihan pemenang Ballon d'Or, maka tampaknya tak akan sulit menerka siapa pemenang trofi tersebut di masa mendatang. (crf/row)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar