Nugraha Besoes--MI/Adam DP/rj
JAKARTA--MICOM:Sejumlah klub mengeluhkan krisis keuangan yang dialami beberapa bulan terakhir dan ketidakadilan wasit pada sejumlah pertandingan. Namun, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjawab keluhan tersebut dengan ancaman hukuman.
Adapun Arema Indonesia, Persija Jakarta, dan Deltras Sidoarjo mengalami masalah keuangan beberapa bulan terakhir. Ketiga tim tersebut kesulitan membayar gaji pemain-pemain mereka. Akibatnya, para pemain beberapa kali mogok melatih. Para pemain juga mengancam akan hengkang.
Namun, keluhan sejumlah klub itu justru ditanggapi negatif oleh PSSI. Sekretaris Jenderal PSSI, mengatakan, tidak menjadi soal jika mereka ingin keluar dari kompetisi, tapi ingat ada sanksi yang bakal diberikan.
"Silakan saja mereka keluar dari LSI dan keanggotaan PSSI. Tidak menjadi masalah. Asal tahu saja aturannya. Dan kami siap menegakkan aturan itu dengan menjatuhkan hukuman kepada mereka. Jika mereka berani mengundurkan diri dari kompetisi Liga Super Indonesia, maka akan diberi sanksi," kata Nugraha Besoes di Hotel Century, Senayan, Jumat (14/1).
Persema Malang, Persibo Bojonegoro, dan PSM telah mengundurkan diri dari kompetisi LSI dan bergabung dengan kompetisi Liga Premier Indonesia (LPI). Akibat pengunduran dirinya, PSSI akan menjatuhkan hukuman kepada tiga klub itu, para pemain, dan perangkat pertandingannya.
Juru Bicara LPI Abi Hasantoso membenarkan perihal tiga klub yang tertarik berkompetisi di LPI. Meski enggan menyebutkan nama, dikatakan Abi, tiga klub tersebut berasal dari kompetisi lain di Indonesia (LSI).
"Benar, tiga klub ingin bergabung. Tapi kami hanya mencari satu klub untuk bergabung di LPI, sehingga total klub menjadi 20. Hal itu juga menyebabkan jadwal pertandingan masih dalam penyusunan," kata Abi. (*/OL-13)
Adapun Arema Indonesia, Persija Jakarta, dan Deltras Sidoarjo mengalami masalah keuangan beberapa bulan terakhir. Ketiga tim tersebut kesulitan membayar gaji pemain-pemain mereka. Akibatnya, para pemain beberapa kali mogok melatih. Para pemain juga mengancam akan hengkang.
Namun, keluhan sejumlah klub itu justru ditanggapi negatif oleh PSSI. Sekretaris Jenderal PSSI, mengatakan, tidak menjadi soal jika mereka ingin keluar dari kompetisi, tapi ingat ada sanksi yang bakal diberikan.
"Silakan saja mereka keluar dari LSI dan keanggotaan PSSI. Tidak menjadi masalah. Asal tahu saja aturannya. Dan kami siap menegakkan aturan itu dengan menjatuhkan hukuman kepada mereka. Jika mereka berani mengundurkan diri dari kompetisi Liga Super Indonesia, maka akan diberi sanksi," kata Nugraha Besoes di Hotel Century, Senayan, Jumat (14/1).
Persema Malang, Persibo Bojonegoro, dan PSM telah mengundurkan diri dari kompetisi LSI dan bergabung dengan kompetisi Liga Premier Indonesia (LPI). Akibat pengunduran dirinya, PSSI akan menjatuhkan hukuman kepada tiga klub itu, para pemain, dan perangkat pertandingannya.
Juru Bicara LPI Abi Hasantoso membenarkan perihal tiga klub yang tertarik berkompetisi di LPI. Meski enggan menyebutkan nama, dikatakan Abi, tiga klub tersebut berasal dari kompetisi lain di Indonesia (LSI).
"Benar, tiga klub ingin bergabung. Tapi kami hanya mencari satu klub untuk bergabung di LPI, sehingga total klub menjadi 20. Hal itu juga menyebabkan jadwal pertandingan masih dalam penyusunan," kata Abi. (*/OL-13)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar