London - Kebijakan transfer Chelsea di bursa transfer musim dingin dikecam oleh Arsene Wenger. Manajer Arsenal itu menilai The Blues telah mengingkari janji mereka untuk mematuhi rencana financial fair play UEFA.
Di hari terakhir bursa transfer, Chelsea menggelontorkan dana sebanyak 68,6 juta pounds. Dana tersebut mereka pakai untuk menggaet dua punggawa baru, yakni Fernando Torres dari Liverpool dan David Luiz dari Benfica.
Wenger menilai tindakan Chelsea tersebut tak sesuai dengan janji mereka untuk menyeimbangkan neraca keuangannya.
"Itu menunjukkan kepada Anda dua hal. Untuk sementara, (Roman) Abramovich benar-benar tidak bisa ditebak apakah dia masih ingin berinvestasi atau tidak," cetus Wenger, seperti dikutip AFP.
"Tentu saja itu telah berubah. Dia telah memutuskan untuk mengeluarkan banyak uang lagi, dan itu berarti yang datang di musim panas nanti akan lebih banyak lagi. Dia kembali berinvestasi penuh," sambung manajer 61 tahun ini.
"Chelsea mendukung financial fair play, tapi di pagi hari mereka mengumumkan kerugian sebesar 70 juta pounds, lalu pada siang harinya mereka membeli pemain seharga 75 juta pounds. Di mana logikanya? Susah ditebak."
"Secara resmi mereka ikut memilih untuk financial fair play, jadi mereka bisa menjelaskan jauh lebih baik daripada saya," tuntas pria asal Prancis itu.
Berbeda dengan Chelsea yang boros, Arsenal hanya merekrut satu pemain di bursa transfer Januari. Mareka mendatangkan pemain Jepang, Ryo Miyaichi, secara cuma-cuma. The Gunners justru melepas delapan pemainnya ke klub lain dan sebagian besar dengan status pinjaman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar